Warga Sipil Jadi Korban Kekerasan OTK di Puncak Jaya, Polisi Duga Libatkan KKB

PRESISI INSIGHT

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 18:49 WIB

50374 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Jaya – Seorang warga sipil bernama Satu’in (51) menjadi korban kekerasan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Pasar Lama Kota Mulia menuju Kampung Dokome, Distrik Yamo, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (31/7/2025) siang. Korban menderita luka serius di lengan kiri akibat sabetan senjata tajam dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Mulia.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan insiden terjadi saat korban yang berprofesi sebagai tukang ojek tengah mengantar penumpang perempuan dari Pasar Lama ke Kampung Dokome. Di tengah perjalanan, korban dibuntuti dua OTK yang mengendarai sepeda motor MX King warna biru.

Setibanya di dekat lokasi PT Nikita, korban diberhentikan oleh pelaku dan langsung diserang menggunakan parang. Motor korban dan penumpangnya dibawa kabur ke arah Kampung Purbalo. Dalam kondisi luka, korban masih sempat menghubungi rekan sesama ojek di Kota Mulia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat rekan korban langsung datang ke lokasi dan membawa Satu’in ke RSUD Mulia. Saat ini, polisi menyebut situasi sudah terkendali namun masih dilakukan penyelidikan intensif di sekitar lokasi kejadian.

“Benar, telah terjadi kekerasan menggunakan senjata tajam. Satgas masih mendalami kemungkinan keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan melakukan pengejaran,” kata Brigjen Faizal.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu provokatif. Aparat saat ini tengah melakukan penyisiran dan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun tetap waspada. Aparat menjamin penegakan hukum terhadap pelaku akan dilakukan tegas,” ujar Yusuf. (*)

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:45 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Polisi Bersama Masyarakat: Polsek Babussalam Sosialisasikan Bahaya Karhutla, Warga Diimbau Tidak Membakar Sisa Panen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili oleh Wakapolres Bersama Forkopimda Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PGRI Periode 2024–2029

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Sabu 2,52 Gram Jadi Barang Bukti, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria di Bambel

Berita Terbaru