Korban Pencurian Yang Dilaporkan Balik Gelar Aksi Demo di Mabes Polri Meminta Keadilan dan Perlindungan Hukum

PRESISI INSIGHT

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 04:35 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Korban pencurian yang disuruh penyidik Polsek Pancur Batu Brigadir Shinto Zelmana Sembiring menangkap dan mengamankan pelaku pencurian melakukan aksi Demo di Mabes Polri pada Jumat,12 Desember 2025 siang.

Aksi demo ke Mabes Polri tersebut dilakukan untuk mendapatkan perlindungan dan Keadilan dari Bapak Kapolri lantaran korban yang disuruh untuk mengamankan pelaku malahan dilaporkan oleh keluarga pelaku pencurian ke Polrestabes Medan dan saksi yang dihadirkan untuk melaporkan korban merupakan seorang pria yang merupakan teman penyidik Brigadir Shinto Sembiring yang juga ikut menangkap dan mengamankan pelaku pencurian di Hotel Kristal Medan.

Menurut keterangan dari korban bahwa pihaknya yang dilaporkan oleh keluarga pelaku pencurian sudah melakukan berbagai upaya untuk membela diri bahkan sudah menyurati Kapolri, Kapoldasu dan Komisi III DPR RI terkait hal tersebut Namun pembelaannya tidaklah digubris oleh sejumlah pihak yang telah mereka surati, bahkan sudah melaporkan hal tersebut ke Propam Mabes Polri, Propam Polda Sumut dan Propam Polrestabes Medan namun tidak ada yang menanggapinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hari ini melakukan aksi demo ke Mabes Polri ini karena kami merasa tidak adil dan ada dugaan rekayasa dari oknum penyidik Polsek Pancur Batu. dimana kami disuruh penyidik yang menangani laporan kami Brigadir Shinto Sembiring untuk menangkap dan mengamankan pelaku, malahan sekarang kami dilaporkan ke Polrestabes Medan atas tuduhan penganiayaan secara bersama sama, ini kan aneh jadinya,” ujarnya

Lanjutnya, Kami tidak ingin di jadikan tersangka dalam laporan pelaku pencurian ke Polrestabes Medan, Kami tidak ada melakukan penganiayaan terhadap pelaku pencurian, itu diduga rekayasa seorang oknum penyidik dan mantan Kanit EK. Kalau kami menganiaya bersama sama pelaku itu sudah pasti dia akan babak belur dan masuk rumah sakit. Itu kondisinya mulus dan dia masi semapat di bawa Brigadir Shinto ke Rumah Samuel Marbun untuk mengambil barang curian yang disimpan di sana. Ini dikarang karang ceritanya lalu kami dilaporkan ke Polisi, maka dari itu kami mencari keadilan kesini

“Kami korban yang disuruh penyidik menangkap dan mengamankan pelaku dan tidak ada seperti tuduhan mereka itu. Keluarga pelaku pencurian melaporkan kami dalam hal dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama sama, itu tidak ada kami lakukan dan saat itu penyidik juga ikut ke hotel kristal maka dari itu kami mendatangi Mabes Polri semoga Bapak Kapolri dan Kadiv Propam menindak lanjuti aspirasi kami ini dan kami tidak ada melakukan penganiayaan secara bersama sama seperti yang mereka tuduhkan itu, saya meminta perlindungan hukum, dan kami mohon kepada Bapak Kapolri agar bertindak tegas dan memberikan tindakan kepada Brigadir Shinto Sembiring yang menyuruh kami menangkap dan mengamankan pelaku pencurian di toko kami,” ujar Leo sembiring saat menggelar aksi Demo di Mabes Polri

Perlu saya jelaskan, bahwa saya di hubungi penyidik Brigadir Shinto Sembiring dan kami sepakat datang ke café depan Royal Sumatera. Saat itu sebenarnya saya tidak bisa datang karena saya sedang membawa barang barang, namun karena dia bilang mau nangkap pelaku pencurian makanya saya datang. Namun kami heran kenapa dia tidak datang bersama petugas unit reskrim malahan dia membawa seorang pria yang belakangan saya ketahui merupakan warga sipil.

“Ada seorang wanita yang kami suruh mancing pelaku saat itu kami sudah berkumpul semua di café itu, namun anehnya saat wanita itu mengirimkan pesan kepada adik saya bahwa dia sudah berada di hotel bersama pelaku, hal tersebut kami beritahukan kepada penyidik, penyidik Brigadir Shinto Sembiring yang duduk bersama kami, anehnya dia malahan menyuruh kami untuk menangkap dan mengamankan pelaku sementara dia menunggu di pos 1 hotel tersebut, saya hanya mengamankan satu pelaku dan saat saya coba amankan pelaku itu malahan mengeluarkan pisau sehinga saya pun dengan spontan membela diri agar tidak ditusuk oleh pelaku yang mencuri di toko kami,” sebutnya

Kedua pelaku yang kami amankan pun kami serahkan kepada penyidik Brigadir Shinto Sembiring dan atas perintahnya kami membawa pelaku ke Polsek Pancur Batu. Namun beberapa hari kemudian keluarga pelaku pencurian malahan melaporkan kami ke Polrestabes Medan, mirisnya wanita yang kami suruh untuk memancing pelaku dan pria yang datang bersama penyidik malahan dijadikan saksi dalam laporan pelaku pencurian tersebut.

Aksi Demo warga Sumut yang dilaporkan oleh keluarga pelaku pencurian ini pun ini langsung di dijaga ketat puluhan personil Mabes Polri dan langsung diarahkan ke ruangan Devisi Humas Mabes Polri.

Pihak Devisi Humas Mabes Polri Kasubbagyanduan Baganev Ropid Div Humas Polri AKBP Andra Anggasari Mahendri, S.I.K langsung menyambut para pendemo dengan humanis dan Divisi Humas Mabes Polri juga berjanji akan menyampaikan hal tersebut kepada pimpinannya untuk ditindak lanjuti.(***)

Korban pun akhirnya membuat laporan resmi di Devisi Humas Mabes Polri untuk kemudian di tindak lanjuti Propam Mabes Polri. (*)

Berita Terkait

Ajakan PPD kepada Pelajar untuk Membangun Generasi Muda yang Kritis, Berintegritas dan Bebas dari Tawuran
Buka Ruang Aduan bagi Masyarakat, Kapolda Metro Jaya Tuai Apresiasi PW GP Al Washliyah DKI Jakarta
Menteri Imipas Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional: Sudah Sangat Tepat Agar Tidak Terulang Lagi
Nonaktifkan Kalapas Cibinong, DPP LPPI : Menteri Imipas Agus Andrianto Tak Main-Main Benahi Imipas
VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya di Apresiasi Seluruh Mentri dan Kapolri
Karhutla Kaltim Diantisipasi dari Hulu ke Hilir, Pengamat Apresiasi Strategi Pangdam VI/Mulawarman
“Aduan terhadap Budi Arie Dipersoalkan, Pengamat: Bedakan ” Pengandaian ” dengan Pernyataan Dugaan Makar
4 Terdakwa Kasus Kematian Robby Di Tuntut JPU Kejaksaan Negeri Karo 13-14 Tahun Kurungan Penjara

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Polisi Bersama Masyarakat: Polsek Babussalam Sosialisasikan Bahaya Karhutla, Warga Diimbau Tidak Membakar Sisa Panen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Sabu 2,52 Gram Jadi Barang Bukti, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria di Bambel

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Lewat Program POLIDIK, Kapolres Aceh Tenggara Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas kepada Pelajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:36 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Pulonas, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39 WIB

GERAK CEPAT SATRESNARKOBA POLRES ACEH TENGGARA, SEORANG PRIA DIAMANKAN BERSAMA BARANG BUKTI NARKOTIKA JENIS GANJA

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Respons Cepat Informasi Warga, Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Amankan Lima Pria dalam Pengungkapan Peredaran Sabu

Berita Terbaru