Pemda Gayo Lues dan KFW Bahas Evaluasi Program Pelestarian Kawasan Ekosistem Leuser

PRESISI INSIGHT

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:11 WIB

50303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menggelar diskusi bersama tim evaluasi dari Kreditanstalt für Wiederaufbau (KFW) atau Bank Pembangunan Jerman, Senin (4/8/2025), untuk membahas hasil dan pembelajaran dari program pelestarian Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

Pertemuan yang berlangsung di Blangkejeren itu dihadiri langsung oleh Senior Portfolio Manager Evaluation Department KFW Development Bank, Jens Drillisch. Ia menegaskan bahwa kunjungan timnya bertujuan mengevaluasi program-program yang telah dibiayai melalui dana hibah Pemerintah Jerman.

“Kegiatan evaluasi ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas kepada Pemerintah Jerman. Dana hibah yang diberikan bersumber dari uang pajak masyarakat Jerman, sehingga setiap penggunaan harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Drillisch, selain memeriksa capaian, evaluasi ini juga diarahkan untuk menyerap pembelajaran langsung dari lapangan. Hal itu dinilai penting agar strategi pengelolaan ekosistem dapat disesuaikan dengan dinamika di daerah.

Proyek KFW di Kawasan Ekosistem Leuser, lanjutnya, tidak hanya signifikan bagi daerah-daerah yang berada di dalam bentang alam Leuser, tetapi juga memiliki dampak global. “Ekosistem Leuser adalah salah satu paru-paru dunia. Keberadaannya memberi manfaat lintas batas negara, termasuk bagi masyarakat di Jerman,” katanya.

Ia mengakui, secara geografis Kabupaten Gayo Lues berjarak ribuan kilometer dari Jerman, namun hubungan kerja sama kedua pemerintahan membuat jarak itu terasa dekat.

Kawasan Ekosistem Leuser yang sebagian berada di Gayo Lues merupakan habitat penting bagi satwa langka seperti orangutan Sumatra, harimau, dan badak Sumatra. Selain menjaga keanekaragaman hayati, keberadaan KEL juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan iklim dan tata air. (*)

Berita Terkait

Pembangunan 5 unit RTLH Program TMMD ke-130 Berlanjut
Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka
Berawal dari Informasi Masyarakat, Polisi Amankan Dua Pria Terkait Sabu di Gayo Lues
Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan 957 Gram Ganja, Satu Pelaku Ditangkap Satu DPO
Polres Gayo Lues Gelar Bakti Sosial Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh Gelar Upacara Penyucian Tunggul dalam Rangka HUT Pasukan Pelopor ke-67
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Berawal dari Informasi Masyarakat, Polisi Amankan Dua Pria Terkait Sabu di Gayo Lues

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:48 WIB

Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan 957 Gram Ganja, Satu Pelaku Ditangkap Satu DPO

Jumat, 18 September 2026 - 08:50 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Bakti Sosial Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Jumat, 11 September 2026 - 09:37 WIB

Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh Gelar Upacara Penyucian Tunggul dalam Rangka HUT Pasukan Pelopor ke-67

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:55 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Penyedia Jasa Mengeluh, Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 09:40 WIB